Kamis, 09 April 2015 - 05:43:42 WIB
PROGRAM PREMAN PKK DI LOUNCHING
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pokja I - Dibaca: 114 kali

Ada pemandangan yang menarik di kelurahan Sukorame, wilayah perkotaan yang padat penduduk ini, ternyata masih mempunyai kebersamaan yang sangat kental, buktinya hari ini senin (9/3/2015), mereka bersatu padu, bersama mengikuti gerakan menanam toga dengan vertikultur di lahan sempit, gerakan ini di pelopori langsung oleh Ketua TP PKK Kab Gresik, dan ketua GOW dengan langsung menanam bibit di halaman depan warga, secara serentak dilanjutkan dengan para kader Perempuan mandiri (Preman) PKK di 4 kelurahan yaitu kelurahan Sukorame, kelurahan ngipik, kelurahan Karangturi dan Keluarah Karangpoh.

Ketua TPP PKK Kab. Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari HR menjelaskan, bahwa program Preman PKK  ini merupakan program tindak lanjut dari program  Urban Farming (pemkab Gresik), namun untuk program Preman ini kerjasama antara CSR PT. Petrokimia  dengan PKK Kab Gresik, kami sangat mendukung program ini, karena program ini betul – betul memanfaatkan lahan sempit perkotaan, dimana tanaman yang biasanya tumbuh di halaman luas/pekarangan, sekarang tidak lagi, dengan metode vertikultur dan hidroponik, dengan tanpa media tanah, taman bisa ditanam di lahan yang sangat sempit, ini cocok sekali di terapkan di perkotaan yang tentunya lahannya sangat terbatas/sempit.  Jika program ini berkembang dan masyarakat sadar dalam menanam, insya’allah bisa menambah pendapatan keluarga, biasanya tanaman yang di kembangan seperti ini, hanya butuh waktu 2 sampai 3 bulan untuk memanennya. Setelah program ini berkembang di masyarakat, langkah selanjutnya yaitu mengembangkan progam Toga dan warung hidup.

Jika program ini yang dilaksanakan selama 1 tahun berhasil, maka akan dikembangkan di kelurahan/desa lainnya dengan jenis tanaman yang beda, untuk 4 kelurahan ini, tanaman yang di kembangkan seperti Brokoli, Cabe, tomat dan terong.

Sementara itu ketua Bappelu Kab. Gresik Labat wibisono menjelaskan, bahwa program ini sangat sinergi dengan Program pemerintah yaitu Urban Farming, pada program ini Pemkab juga memberikan bantuan bibit sebanyak 3000 bibit yang tersebar di kelurahah/desa wilayah perkotaan.(dwi)